|
“Merajut
ukhuwah membangun peradaban”
Oleh: Muslim Hasan Birga
www.mhbc.vze.com
“MERAJUT UKHUWAH MEMBANGUN PERADABAN”
Sudah pernahkah para pembaca yang budiman membaca, mendengar
atau melihat ungkapan diatas yang saya tulis sebagai judul
dari coretan ini? Saya secara jujur menjawabnya belum. Tapi
ungkapan tersebut dia atas sejak bulan september 2006
kemarin semakin sering menghiasi percakapan saya. Bahkan
telah menghipnotis para aktivis RTA untuk bergerak,
bertransformasi, membangun komitmen untuk bersama-sama
membangun RTA mewujudkan impian indahnya dihari esok….
MERAJUT UKHUWAH MEMBANGUN PERADABAN adalah ungkapan yang
saya tulis dimana2, dikop surat, company profile , di kartu
nama pengurus KSU TAJIRIN RTA sebagai MOTTO, inspirasi,
pemberi semangat bagi Pengurus, Pengelola dan Anggota KSU
TAJIRIN RTA untuk bekerja membangunkan kembali Koperasi yang
telah didirikan sejak tanggal 27 Maret 2000.
Hari
ini ungkapan “MERAJUT UKHUWAH MEMBANGUN PERADABAN” diakui
atau tidak sepertinya telah membangunkan harimau yang sedang
tertidur dalam jangka waktu yang begitu lama… sungguh luar
biasa….. kebuntuan-kebuntuan yang selama ini begitu terasa
mengganjal bagi sebagian aktivis yang nongkrong di jalan
abdullah ujong rimba 26 seperti telah memberikan titik
terang.. Semangat mencari solusi, bekerja secara profesional,
tabligh dan amanah telah menjadi bahan diskusi sehari..
Pertemuan buka puasa bersama para ”dhuafa” di markas besar
RTA pada hari khamis tanggal 12 oktober 2006 laksana suara
tambo yang ditabuh untuk membangunkan orang makan sahur.
Secara spontan oleh para aktivis ”dhuafa” yang setia menjaga
markas RTA meripee2 mengumpulkan sumber daya dan menyusun
rencana...
Rencana apakah gerangan??? Adalah buka puasa bersama di esok
harinya, jum’at tanggal 13 oktober 2006 tepatnya hari ke 20
ramadhan, perbatasan antara periode magfhirah dan ’itqu
minannar dengan menghadirkan para aktivis RTA yang akan
dirangkai dengan bincang2 informal para aktivis tentang masa
depan, masa depan RTA , masa depan Aceh dan Islam tentunya...
Meskipun acaranya dilalui dengan suasana yang penuh dengan
kesederhanaan.. namun hasil bincang2 informal setelah
berbuka puasa sepertinya telah memberikan inspirasi baru
semua yang hadir saat itu untuk bergerak.. Sambil mengulang
berkali-kali ungkapan ”MERAJUT UKHUWAH MEMBANGUN PERADABAN”
para ”dhuafa” membuat agenda, rencana prioritas dan komitmen
bahwa mulai hari ini kita telah bekerja untuk melanjutkan
kerja-kerja kemanusiaan dalam rangka MERAJUT UKHUWAH
MEMBANGUN PERADABAN. Bahkan sepertinya meminta kerelaan
jamaah untuk menggunakan ungkapan MERAJUT UKHUWAH MEMBANGUN
PERADABAN bukan hanya sebagai TAJIRIN melainkan menjadi
milik RTA.
Banyak agenda yang disepakati... antara lain Follow-Up hasil
Assesment TANGO-TIFA, pembenahan keuangan, management
program, kesekretariatan, progam advokasi RTA dan
Pertanggungjawaban Program yang telah dijalankan.... lebih
kurang ada 32 daftar inventarisir masalah yang harus dijawab
kedepan. Termasuk buka puasa keesokan harinya (sabtu tanggal
14 Okt’06)......
Pada
hari berikutnya sabtu tanggal 14 Okt’06 rencana tidak
meleset... quantitas para aktivis yang hadir untuk berbuka
puasa pun lebih banyak. Namun sayang, saya dan bahrifal
tidak dapat hadir untuk saat berbuka bersama karena telah
ada agenda sebelumnya yang tak mungkin kami abaikan..
setelah shalat tharawih, Akhi/ukhty/ukhaiya kembali
berkumpul, Agenda pertama yang disepakati untuk dibahas
adalah bagaimana membangun sitem keuangan RTA yang
profesional. Untuk hal yang satu ini kawan2 meminta saya
menjadi failitator, tak mungkin ditolak....di awali
pengarahan katib’am , dan dilanjutkan oleh bendahara ,
berbagai kendala yang ada pun mulai diunggkapakan.... judul
untuk pertemuan ini saya tulis dengan ungkapan ”MERAJUT
UKHUWAH MEMBANGUN PERADABAN" ...
Bersambung |